This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 23 Februari 2014

PMII Rayon Radikal Al-Faruq



NDP Sejarah yang terlupakan dan tijauan persfektif Al Qur’an

By : Azaella El- A

Senantiasa bersyukur kepada Allah dan memohon perlindungannya sebagi sumber dari segala kebenaran dan dan tujuan hidup. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan PMII berusaha menggali sumber nilai-nilai atau istimbathul asasi yang terkandung dalam nash agama dan sejarah insane pergerakan dalam bentuk rumusan yang sudah final dengan sebutan Nilai Dasar Pergerakan  (NDP).
Untuk istilah NDP sendiri sudah tidak lazim lagi bagi kader PMII, karena NDP menjadi acuan bagi para kader untuk mencapai suatu tujuan. ketika kita menjumpai para kader dan ditanyai apa yang disebut dengan NDP. Dengan sangat mudah menjawab Nilai Dasar Pergerakan saja. Ternyata NDP  yang selama ini dirintis bertahun-tahun oleh para pendahulu dan diskralkan oleh para kader hanya di pahami secara teoritis saja dan sebagai materi dalam MAPABA ( Masa Penerimaan Anggota Baru)
NDP atau Nilai Dasar Pergerakan merupakan nilai-nilai secara mendasar yang merupakan gabungan sublimasi nilai keislaman dan keindonesaan dengan kerangka pemahaman Ahlu Sunnah wal Jama’ah dalam PMII sebagi Manhajul Fikr atau sebagi acuan berfikir para kader PMII. Yang dimaksud dengan nilai keislaman disini adalah kemerdekaan ( Al-Huriyah), persamaan ( Al Musawaa’ ) keadilan (Al-‘Adl), dan mendasari, meberi spirit pergerakan yang meliputi iman (aspek iman), Islam ( aspek Syari’ah) dan Ihsan ( aspek etika dan akhlak). Sedangkan dalam nilai keindonesaan adalah beragamnya suku bangsa, agama, ras, dan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia tercinta dan  memberi tempat berpijak, bergerak dan memperkaya aktualisasi dan proses dinamika pergerakan.
            Jika kita melihat dari kacamata sejarah, bahwa perumusan NDP ini melalui beberapa proses konfrensi yang dilakukan oleh PB, selama ± 15 tahun barulah tersusun sebagai Nilai Dasar Pergerakan bagi para kader PMII yang terkandung didalamnya semua subtansi  bernilai praktis bukan sebatas nilai konsep teoritis yang hanya untuk kita ingat dan dihafalkan sajja.
Jika kita follow back pada MAPABA ada materi NDP isinya Cuma 2 lembar yang menghabiskan waktu begitu lama akan tetapi  para pedahulu kita tidak semena-mena merumuskan begitu saja tetapi memikirkan subtansi nilai yang terkandung didalamnya sebagai acuan pergerakan para kader yang menjadi roh untuk membangkitkan ghiroh para kader, sebagi sumber ideal-moral dari aktifitas dan pusat argumentasi.
Rumusan NDP
1.      Tauhid
Meng-esakan Allah merupakan nilai yang paling asasi dalam sejarah agama Islam, hal ini terkandung dalam suroh Al-Ikhlas : 1-4 dan Al-Baqoroh 130-131 yang subtansinya bahwa Tuhan hanyalah satu (esa) dan kisah  nabi Ibrahim untuk berserah diri kepada tuhan.
PMII lebih memilih pedekatan berfikir Ahlus Sunnah wal Jama’ah untuk memahami dan menghayati keyakina tauhid.
2.      Hubungan manusia dengan Allah
Allah adalah pencipta segala sesuatu Allahu kholiku kullu syai dan menciptakan manusia denga sebaik-baiknya dan memberi kehormatan yang ditandai dengan nalar berfikir supaya manusia dapat bersyukur akan nikmat yang diberikannya untuk berkrasi dan kesadaran moral agar mampu memerankan fungsi sebagai kholifal fil ard dalam hal ini terdapat dalam suroh al-an’am : 165
3.      Hubungan manusia dengan manusia
Dalam hal ini, para kader mampu bersikap social antara dengan yang lainnya agar tercipta rasa persatuan dan memperkuat tali persaudaraan sesame kader PMII. Dengan bersikap social, para kader harus saling tolong menolong, bekerja sama, saling menghormati, dan mengajak kebenaran demi kebaikan, dengan demikian akan tercipta simbiosis-mutualis oleh para kader PMII, dalam hal ini terdapat dalam surah Al-Hujarot : 13
4.      Hubungan manusia dengan alam
Allah menjadikan manusia sebagai kholifal fil ard di muka bumi ini untuk menjaga bumi dengan sebaik-baiknya, tidaklah seorang kader PMII malah mengabaikan hal itu untuk menjaga dan merawat kelestarian  bumi tercinta ini. Menurut pandangan sekaarang ini, banyak kader yang melalainkan tugasya seorag kader PMII untuk melestariakan alam semesta dan meraka lebih menyukai untuk berbuat kerusakan atau tidak ada rasa kepedulian terhadap lingkungan sekita, dalam suroh Al-Qoshos : 77, Allah berfirman bahwa dan janganlah kamu berbuat kerusakan dibumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Dalam ayat tersebut sudah jelas bahwa kita sebagi kader PMII harus menjaga dan melestarikan alam semesta bukan sebaliknya malah membuat kerusakan dibumi ini.  Dalam UUPA mengatakan bahwa seluruh bumi, air dan ruang angkasa termasuk kekayaan alam yang terkandung dalamnya adalah milik Negara Indonesia dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, kita sebagai kader PMII yang Insya Allah menjadi kader Mujtahid harus mengaplikasikan dan menjaga kelastarian alam. Itu semua adalah perintah PMII melalui Nilai Dasar Pergerakan ini yang ditujukan oleh selaku kader. NDP bukanlah Nilai Dasar Pergerakan yang bersifat verbalitas semata melainkan subtansi nilai yang terkandung didalamnya bersifat nilai aktivitas yang harus dan wajib kita laksanakan sebagai orang yang mengaku kader PMII.
Harapan dari penulis, semoga apa yang telah dipaparkan diatas dapat membangkitkan dan mengkonstruk kesadaran para kader PMII melalui dengan benar dan akhirnya dapat mengiplemantasikan dalam kehidupan sehari-hari. Meraka akan menjadi kader yang Mujtahid dan KAULA (Kader Ulul Albab) yang diimpikan dan dinanti-natikan kehadirannya oleh PMII.